Setelah tiga tahun yang lalu kita diramaikan dengan fenomena K-Pop di
Tanah Air, kini masyarakat kita pun terpana oleh pop kultur asal India.
Demam India terjadi di Tanah Air dan dialami oleh semua lapisan
kalangan usia, status sosial, dan demografis (urban-rural). Setelah
sukses tayang Mahabrata pada Maret lalu di ANTV, kini hampir semua
stasiun televisi memiliki tayangan film serial India, seperti Naagin di
MNC TV, Aladin di Trans TV, Mahadewa, The Adventures of Hatimdan Jodha
Akbar di ANTV.
Bintang bintang film India pun jadi idola baru
seperti Shaheer Sheikh, Rohit Bhardwaj, Saurav Gurjar, Vin Rana, Lavanya
Bhardwaj, Aham Sharma, dan Arpit Ranka. Melihat fenomena demam India
ini, saya bertanya-tanya ada apa dengan masyarakat kita? Mengapa mereka
menyukai filmfilm India? Saya melihat munculnya fenomena ini tidak lepas
dari preferensi hiburan konsumen kelas menengah.
Dengan
tingkat pengetahuan dan koneksi sosial yang semakin luas, konsumsi
hiburan (entertainment) mereka semakin mengglobal dan modern.
BoomingK-Pop adalah fenomena gaya hiburan muda. Tak jauh beda,
demam India pun digandrungi di berbagai kalangan usia, tapi
lebih banyak perempuan muda
Bagaimana Cara Menyikapinya :
Dalam fenomena ini lebih baik kita menaggapinya dengan cara selektif. Artinya perubahan yang membawa dampak positif bagi kita nilai-nilainya di masyarakat akan diterima, dan begitu juga sebaliknya, perubahan yang menimbulkan rusaknya norma-norma sosial ditolak keberadaannya.
Sumber : http://ekbis.sindonews.com/read/927906/150/demam-india-1416716100
Tidak ada komentar:
Posting Komentar